Cara Setting File Host

Saat kita sedang melakukan proses migrasi atau pemindahan web dari hosting lama ke hosting baru, sebelum mengganti DNS kita perlu memastikan apakah semua file sudah berada di hosting baru. Cara paling mudah adalah dengan melihat tampilan dummy-nya, namun kita akan mengalami kendala bagaimana cara mengaksesnya. DNS belum kita rubah otomatis masih mengarah ke DNS lama, sedangkan jika kita rubah menjadi DNS yang baru kita akan mengalami kendala untuk mengakses ke DNS lama, gimana caranya ya .... Nah kami ada solusi Insya Allah kami share dalam artikel ini.

Sharing ini berdasarkan pengalaman kami dalam memigrasikan web client kami, dan Alhamdulillah dengan menggunakan cara ini sangat membantu kami dalam melakukan pengecekan apakah web di hosting baru sudah sesuai dengan di hosting lama. Berikut cara paling mudah dan sederhana yaitu dengan cara Memodifikasi File Host. Apa itu File Host? mari kita simak penjelasan berikut :

File Host
ialah file computer yang digunakan oleh sistem operasi guna memetakan hostname ke IP address. File Hosts adalah sebuah file text biasa (plain-text) dan nama filenya dinamakan dengan “hosts”.

Kegunaan.
File hosts merupakan salah satu fasilitas dari beberapa sistem guna membantu dalam menanggani  pengalamatan titik (nodes) pada jaringan komputer. Hal ini merupakan bagian dari sebuah implementasi sistem operasi Internet Protocol (IP), dan melayani fungsi menerjemahkan nama host yang dipahami manusia (human-friendly hostnames) ke alamat protokol numerik, yang disebut alamat IP, yang mengidentifikasikan dan menemukan host dalam sebuat jaringan IP.

Dalam beberapa sistem operasi, isi file hosts digunakan atas metode yang lain, seperti Domain Name System (DNS). Tetapi banyak sistem menerapkan name service switches (misalnya: nsswitch.conf) untuk menyediakan kustomisasi. Berbeda dengan DNS, file host berada dibawah kontrol langsung administrator komputer lokal.

Isi File.
File hosts berisikan baris teks  yang berisi alamat IP dalam text pertama diikuti oleh satu atau lebih hostname. Setiap field dipisahkan oleh spasi. Baris komentar dapat dimasukkan melalui cara menambahkan karakter hash (#) diposisi pertama baris tersebut. Berikut ini contoh kodenya :

#ini adalah contoh isi file hosts
127.0.0.1  localhost loopback
::1        localhost
Contoh diatas merupakan contoh default isi dari file hosts, Contoh tersebut bisa menggambarkan bahwa alamat IP mungkin memiliki beberapa hostname, dan nama host bisa dipetakan ke beberapa alamat IP.

Gimana tambah bingung? apa makin jelas? baik nda usah dihafal karena penjelasan diatas hanya untuk menambah pengetahuan kita saja, yang lebih penting gimana cara setting file host agar komputer kita mengarah ke DNS yang baru, betulkan? Oke berikut cara setting file host, studi kasus di system operasi windows 7.

Berikut adalah cara untuk melakukan perubahan file hosts pada Sistem Operasi Windows 7 :Klik menu Start -> All programs -> Accessories
  1. Klik menu Start -> All programs -> Accessories
  2. Klik kanan pada notepad 
  3. Pilih  Run as administrator 
  4. Didalam notepad, klik  “File” > “Open” 
  5. Buka folder : “C:\Windows\System32\drivers\etc” 
  6. Pilih  All Files, bukan Text Documents 
  7. Pilih file dengan nama  “hosts” 
  8. Tambahkan alamat IP dan nama domainnya kedalam baris terakhir Contoh :  207.58.129.91    namadomain.com 
  9. Simpan file tersebut 
  10. Setelah itu ketika diakses nama domain tersebut dari browser, maka akan mengarah ke alamat IP yang sudah disetting.

Demikian sharingnya semoga bermanfaat, jika berkenan silahkan isi form komentar.

0 Comments